Selasa, 22 November 2011

RW SIAGA


Dalam rangka meningkatkan partisipasi aktif warga masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan, bencana dan kondisi gawat darurat, maka dikembangkan kebijakan RW Siaga. RW Siaga adalah RW yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya, kemampuan dan kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan, bencana dan kegawat daruratan/ kejadian luar biasa (KLB) secara mandiri.
Sehubungan dengan program RW binaan, maka telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi, penyuluhan dan pembentukan RW Siaga di RW.02.
Guna mengetahui kondisi obyektif RW Siaga di RW.02 sebelum dan sesudah dilaksanakannya program RW binaan, maka disajikan data komparatif sebagai berikut :

KONDISI OBYEKTIF RW SIAGA DI RW.02

N0
SEBELUM PROGRAM RW BINAAN
SESUDAH PROGRAM RW BINAAN
1.
Memiliki POS RW tetapi belum  terdapat PIK Keluarga sebagai pusat informasi kegiatan
PIK Keluarga sebagai pusat informasi kegiatan telah dibentuk dan berjalan sebagaimana mestinya.
2.
Belum memiliki data display RW Siaga
Telah memiliki data display RW Siaga (Jumlah penduduk/KK/RT, Struktur Organisasi, Peta Dasawisma, nomor-nomor telepon penting, Data Donor Darah Siaga, Papan Nama RW Siaga dll)
3.
Belum memiliki sistem pengamatan penyakit dan faktor resiko berbasis masyarakat.

Telah memiliki sistem pengamatan penyakit dan faktor resiko berbasis masyarakat dengan melibatkan Kader Kesehatan dan Jumantik.
4.
Kurangnya kesadaran masyarakat akan gizi dan PHBS.
Kesadaran masyarakat akan gizi dan PHBS mulai meningkat .
5.
Belum memiliki sistem pembiayaan kesehatan berbasis masyarakat.
Memiliki Tabungan Ibu Bersalin (Tabulin)
6.
Memiliki sistem kesiapsiagaan keadaan darurat dan bencana berbasis masyarakat.
Memiliki sistem kesiapsiagaan keadaan darurat dan bencana dengan memanfaatkan alat komunikasi (HP, HT) dan memiliki alat transportasi siaga.




1.     Program KB

Dalam rangka program RW binaan, maka di RW.02 kegiatan yang dilaksanakan adalah  :
·        Sosialisasi dan Penyuluhan (KIE) program KB secara intensif yang  dilakukan oleh Penyuluh KB Kelurahan Kapuk Muara beserta Kader (PPKBRW dan PPKBRT) RW 02. Sasarannya adalah Pasangan Usia Subur (PUS) wanita, yang dilakukan di kegiatan Posyandu , kegiatan Poktan, dan Puskesmas Kelurahan Kapuk Muara.
·        Disosialisasikan pula kepada Pasangan Usia Subur (PUS) Pria mengenai pentingnya Kesertaan KB Pria, melalui pelayanan KB dengan cara Vasektomi (MOP).
·        Dilakukan pula sosialisasi pelayanan KB Gratis untuk semua jenis penggunaan alat kontrasepsi, yang dapat dilayani di Puskesmas dan Rumah Sakit  Pemerintah dan Rumah Sakit Swasta yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar